Translate

Rabu, 24 Juli 2019

6 Kesalahan Wanita Berhijab Dalam Merawat Rambut

Seorang teman curhat kepadaku, semenjak berhijab rambutnya jadi sering berketombe dan rontok. Apa karena berhijab? Aku malah tanya balik ke dia, bagaimana caramu merawat rambut yang sekarang selalu dibalut kain? Ternyata memang ada kesalahan yang ia lakukan dalam merawat rambut berhijab. Nah aku share ke kalian, 6 kesalahan yang malah membuat rambut rontok setelah berhijab.






Jarang Keramas
Walau berhijab bukan berarti kita tak memperhatikan kesehatan rambut. Mentang – mentang rambut selalu tertutup tidak terkena asap kendaraan dan debu, bukan berarti kita bisa bebas mencuci rambut hingga seminggu sekali, hiiiii… Keramaslah 2 hari sekali. Rambut yang tertutup hijab tetap berkeringat. Tak hanya itu jarang keramas bisa memicu jerawat juga lho. Rambut yang kotor berminyak dan menempel sisa keringat bisa menjadi pemicu timbulnya jerawat jika terkena wajah kita.

Mengganti Ciput sebulan sekali
Hey.. sama halnya seperti point no.1 gantilah ciput 2 hari sekali. Atau mengikuti ritme keramasmu. Ciput atau daleman kerudung itu paling banyak menyerap keringatmu. Jadi walau rambutmu sudah bersih namun kalua ciputmu tetap kotor, sama saja akan mengotori rambutmu

Membiarkan rambut basah saat berhijab
Banyak sekali hijabi girl yang sehabis keramas langsung menggunakan hijab, bahkan parahnya mereka juga mengikat rambutnya terlebih dahulu. Jika rambut bisa bersuara, pasti ia akan berteriak, hehhe.. Rambut sangat rapuh dalam keadaan basah. Mengikat rambut basah akan membuat rambut semakin rontok. Sedangkan rambut basah jika langsung menggunakna hijab yang kemudian tersekap, membuat rambut makin rapuh yang menjadi semakin rontok. Hal ini juga menimbulkan bau yang berbekas pada ciput. Jika hal ini terus dilakukan berhari – hari tanpa mengganti ciput juga, jangan heran kalau teman sebelahmu mencium bau aneh dari kepalamu.


Mengikat rambut terlalu kencang
Seperti sudah disinggung di point sebelumnya, mengikat rambut terlalu kencang juga membuat rambut menjadi rontok. Hal ini karna rambut tidak bisa bernapas. Bahkan aku pernah mengalami pusing karna terlalu kencang mengkat rambut. Tips dari aku, ganti ikat rambut dengan jepit rambut. Gelung rambut lalu tinggal jepit. Atau bisa menggunakan ciput saja. Gelung rambut, pakai ciput lalu sematkan peniti pada ciput untuk menahan gelungan rambut. Aku lebih suka menggunakan cara kedua.

Salah menggunakan shampoo
Banyak jenis shampoo di pasaran. Anti ketombe, mengurangi rontok, mengembalikan hitamnya rambut, merawat rambut normal, dll. Sebenarnya untuk rambut yang berhijab, masalahnya menjadi lebih kompleks. Krena rambut kita selalu tertutup dan masalahnya juga seabrek sepertinya membutuhkan semua jenis shampoo, hehhe.. Memang agak susah mencari shampoo yang tepat namun setelah kamu mendapatkannya, teruslah menggunakan shampoo itu. Kini ada beberapa brand yang mengeluarkan shampoo khusus untuk yang berhijab. Sejauh ini shampoo khusus berhijab memang cocok untuk kita yang berhijab.

Tidak memakai conditioner
Conditioner adalah pelembab rambut. Rambut juga perlu vitamin. Walau selalu tertutup kita juga mesti merawat pemberian Allah. Rambut yang sehat akan mudah diatur, jarang kusut dan tak mudah rontok. Seharusnya rambut yang tertutup hijab lebih indah dan sehat karna rambut kita terlindung dari paparan sinar matahari.

6 komentar :

  1. Duh aku sering skip conditioner nih Mba karena buru2 mulu, huhu. Nanti dirutinin lagi deh :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. iyaaa kak conditioner juga penting untuk menutrisi rambut

      Hapus
  2. Bener banget nie walau berhijab juga harus rawat rambut

    BalasHapus
  3. Good article, dear.
    Wanita-wanita berhijab wajib tau nih, terutama yang bagian "pasang jilbab saat rambut masih basah" soalnya gw bgt tuh!! Wakwkak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. makanya sejak berhijab, hair dryer tuh senjata andalan banget kak. Kalau harus pergi menginap harus bawa pokoknya

      Hapus

Back to Top