Translate

Selasa, 29 Mei 2018

DIY Toner To Change Oily Skin To Normal Skin. Approved And Safe For Sensitif Skin !


Beberapa waktu lalu saat hadir di acara Safi Launching di Mall Kokas, aku mencoba skin check Safi Research Institute. Hasilnya mukaku sekarang masuk dalam kategori normal bukan berminyak lagi. Yuhhuuuu hal ini sebagai pembuktian bahwa DIY caraku menormalkan kulit berminyakku berhasil. Saat aku share hasil tesku di Instagram beberapa teman menanyakan bocoran DIY ku. Well, here it is girls!




Apa sih rahasianya? Aku memakai Apple Cider Vinegar as a toner. Apple cider vinegar atau dalam Bahasa indonesianya adalah cuka apel yang sering digunakan para bule untuk campuran saat makan salad. Ada banyak jenis dan merk cuka apel. Tapi yang aku gunakan adalah merk Bragg. Karena merk ini bersertifikat organic, halal dan natural hingga ‘the mother’ atau endapan berwarna coklatnya masih ada.


Amankah untuk kulit yang sensitive?

Alhamdulillah aman di kulitku yang sensitive. Tapi harus diperhatikan nih girls, yang aku pakai itu yang apple cider vinegar. Di pasaran ada yang berlabel apple vinegar. Nah aku pernah salah beli dengan membeli yang apple vinegar. Hasilnya mukaku seperti terbakar, perih sekali. Ternyata kedua produk itu berbeda terapannya girls. Apple cider vinegar sudah 2x melewati proses (aku lupa penyulingan atau penyaringan) jadi dia lebih gentle ke kulit dibanding yang apple vinegar.


Belinya dimana?

Awalnya aku hunting ke beberapa supermarket dekat rumah. Di carefour aku membeli Chung Jung Won Apple Vinegar, merk asal Korea. Karena salah beli jadi lanjut hunting lagi. Lalu aku ke The Food Hall Summarecon Bekasi membeli La Rambla Apple Cider Vinegar, merk asal Spanyol. La Rambla tidak ada endapannya dan ternyata mengandung pengawet sulfur diosksida. Aku coba pakai beberapa kali tapi tidak cocok. Akhirnya aku membeli merk Bragg di Tokopedia. Merk Bragg ini tidak mengandung pengawet. Aku membeli Bragg kalau tidak salah dulu seharga Rp 130.000 untuk 473 ml. Sampai sekarang masih ada, bahkan aku sudah begikan ke beberapa temanku juga. Kemarin aku ke Aeon menemukan apple cider vinegar merk Heinz tapi merk ini tidak ada endapannya seperti Bragg.



Tekstur dan Bau

Cairan berwarna coklat dengan bau yang sangat menyengat. Buat kamu yang tidak kuat dengan bau yang tajam, pasti kamu tidak akan menyukainya. Awalnya aku juga tidak kuat mencuim aromanya. Tapi lama kelamaan menjadi terbiasa juga sih.

Cara Pakai

Seperti yang aku bilang, aku memakainya sebagai toner, dengan perbandingan 1:1. Siapkan botol plastik. Isi dengan Bragg apple cider vinegar sampai ½ botol lalu tambahkan air mineral hingga penuh. Kocok hingga larut sempurna.

Untuk pertama kali pemakaian aku sarankan coba dulu apple cider vinegar atau yang biasa disingkat ACV dengan perbandingan ¼ botol dan air ¾ botol. Jika kamu sudah menghabiskan botol pertama maka kamu bisa naik tingkat dengan yang perbandingan 1:1.

Setelah cuci muka,tuangkan toner pada kapas lalu usap secara merata pada wajah. Jangan lupa untuk kocok dahulu botol setiap akan memakai tonernya. Tunggu hingga kering dan gunakan moisturizer seperti biasa.

Jika saat kamu mengoleskan ACV ke kulit dan merasakan sensasi terbakar, cobalah mengencerkannya dengan lebih banyak air. Jika masih terbakar, mungkin kamu tidak cocok dan hentikan  penggunaan. Kulit setiap orang memang berbda karakteristik dan tingkat sensitifitasnya. JANGAN mengoleskan ACV langsung ke wajah tanpa dicairkan dengan air sebelumnya ya girls.

How it works?



Sebagai penyeimbang pH kulit. Karena namanya juga cuka apel, jadi kadar asam di dalamnya juga tinggi. pH pada cuka apel ini adalah sekitar 5,5 sedangkan pH normal adalah 7. Setelah cuci muka menggunakan sabun cuci muka, maka muka kita akan berada di kisaran pH 7 keatas atau bersifat basa. Nah dengan menggunakan ACV yang bersifat asam, maka pH muka kita kembali normal.

Sebagai penyembuh jerawat. Vinegar terkenal karena kemampuannya untuk membunuh banyak jenis bakteri dan virus. Salah satu bakteri penyebab jerawat dan berkontribusi dalam perkembangan jerawat adalah  Propionibacterium acnes atau P. acnes. ACV mengandung asam asetat, sitrat, laktat dan suksinat, semuanya telah terbukti dapat membunuh P. acnes.

Sebagai penghilang bekas jerawat. ACV yang berasal dari fermentasi apel mengandung banyak asam amino. Asam amino berfungsi untuk meregenerasi sel kulit dengan cepat. Proses penerapan asam organik pada kulit sering disebut sebagai "chemical peeling". Asam menghilangkan lapisan kulit luar yang rusak dan mendorong regenerasi atau pembentukan sel kulit baru.

Pengalamanku memakai ACV selama 6 bulan

Sebenarnya aku mulai memakai DIY ini pada tahun 2016, sebelum aku berangkat ke Maroko. Sebelum memakai apple cider vinegar atau cuka sari apel, mukaku sangat berminyak, banyak jerawat dan bekas-bekasnya. Review dari beberapa vlogger bule, ACV diklaim bisa menyembuhkan dan menghilangkan bekas jerawat secara cepat. Apakah sama hasilnya di kulitku?

Sebulan setelah pemakaian aku merasakan hal yang signifikan di kulitku. Kulitku terasa lebih halus dan glowing, pori – pori terlihat lebih kecil, tidak terlalu berminyak dan jerawat sedikit berkurang. Sayangnya untuk bekas jerawat masih ada. Mungkin karena memang scarku termasuk yang dalam. Glowingnya itu lho girls, mengalahkan aku tiga bulan memakai SKII FTE. Sejak saat itu aku berhenti memakai SKII. ACV jauh lebih murah girls dengan hasil yang jauh lebih ngefek dalam waktu sebulan udah kelihatan banget hasil glowing mukamu.

Setelah 6 bulan, aku berangkat ke Maroko untuk menyusul suami yang sudah lebih dulu tinggal disana. Aku juga membawa ACV. Tapi aku tidak menggunakannya. 6 bulan memakai ACV sudah membuat mukaku menjadi lebih normal tapi karena iklim disana membuat kulitku kering, jadi memakai toner ACV membuat kulitku semakin kering. Lalu timbullah jerawat – jerawat besar tak bermata khas jerawat yang timbul karena hormon jadi memang tidak bisa sembuh dengan ACV.



Setahun Di Maroko lalu aku kembali ke Jakarta. Sekarang aku sudah hampir setahun di Jakarta dan masih tidak memakai ACV sebagai toner lagi. Tapi ternyata hasil skin checkku mukaku masih tergolong normal. Yeaayy berarti memang ACV berhasil merubah tipe kulitku ini dan bertahan hasilnya sampai hingga 2 tahun ya.

Hasil skin check di Safi Research Institute
Selanjutnya aku ingin memakai ACV lagi karena ternyata stock Bragg masih ada ¼ botol lagi. Semoga bisa mengecilkan pori- poriku yang semakin lebar seiring bertambahnya usia. Udah semakin tua nih girls, menyambut umur 30an.


Back to Top