Translate

Rabu, 19 Oktober 2016

Morocco Ghassoul Clay Mask

Hello Girls welcome back to my blog !

Yeayy kali ini aku mau share tentang produk Maroko pertama yang aku beli. Setelah kepo dengan beauty secret of Morocco beberapa hari, akhirnya pencarianku dimulai dengan produk masker wajah yang sangat terkenal yaitu Ghassoul.

Ghassoul atau biasa juga disebut Rhassoul adalah masker lumpur atau clay mask dari pegunungan Atlas yang berada di Maroko. Jadi Ghassoul ini khas Maroko ya girls ! Rahasia kecantikan ini sudah digunakan oleh wanita – wanita Maroko sejak 1400 lahun lalu. Clay mask ini tuh berbeda dari clay mask lainnya karna ghassoul mengandung Silica, Magnesium, Potassium dan Kalsium yang lebih tinggi dari clay mask lainnya.




Dari sekian banyak brand (dan yang tidak mencantumkan brand) aku memilih brand Ossoul. Ossoul adalah brand local Maroko dan memiliki range produk yang sangat banyak. Brand ini juga mengusung tema natural dalam produknya. Untuk ghassoul ini, di ingredient hanya ada morocco lava clay. No chemical added. Bahkan di kemasan pun ditulis ini handmade. Mungkin maksud handmade disini adalah bentuk asli lava claynya tuh ya sebagaimana lumpur yang kering, namun dikemas sudah dalam bentuk powder. Jadi mungkin yang menggerus ke bentuk powder ya para pekerja local dengan hanya bermodalkan tangan saja tanpa mesin. 





Bentuk powder ini menurutku lebih mudah dalam pengaplikasian. Ada brand yang ghassoulnya masih dalam bentuk asli, lumpur yang mengering dengan bentuk kotak – kotak. Untuk pengaplikasianya kamu harus menunggu beberapa menit setelah kamu beri air sampai kotakan ghassoulnya hancur. Jadi menurutku powder ini lebih praktis. Oia ada juga brand yang menjual ghassoul dalam ready to wear. Jadi maskernya sudah dalam bentuk pasta dan bisa langsung kamu aplikasikan ke wajah. Tapi hey setelah aku cek ingredientsnya, banyak tambahan bahan kimianya. Jadi aku lebih memilih yang 100 % natural ghassoul karna aku memang mau membuktikan sedashyat apa rahasia kecantikan wanita Maroko sejak dahulu kala. Fyi, aku belum pernah bertemu orang maroko dengan wajah jerawat maupun bekas jerawat lho. Muka mereka semuanya mulus – mulus dan no oily. Envy ! Makanya disini tidak ada skincare khusus muka acne prone skin seperti aku.

Harga : 39,90 DM (Dirham Maroko) atau setara dengan Rp 52.000 untuk 250 gr. Murah ya booo ! Abisnya juga lama nih sepertinya hehehe.

Karakteristik : Serbuk berwarna coklat tua. Tidak berbau. Mudah larut dengan air.



Cara penggunaan :
Di kemasan tidak tertulis tentang cara penggunaan. Mungkin karna ghassoul adalah produk legend Maroko and semua orang di Maroko pasti tau cara memakainya. Namun buat orang yang baru pertama kali memakainya seperti aku ya belum tahu. Jadinya aku googling bagaimana cara memakainya. Rules yang pertama dan utama, dilarang menggunakan sendok atau bahan metal untuk kontak dengan ghassoul. Metal bisa bereaksi negative dengan ghassoul.

Saat pertama kali aku memakai ghassoul, aku hanya menggunaan telapak tangan sebagai wadah. Untuk mengambil powdernya, aku menggunakan tutup kemasan yang terbuat dari plastic. Lalu saat pertama kali aku tuangkan beberapa tetes air keran hangat ke tangan, reaksi yang timbul adalah adanya rasa panas pada telapak tangan. Namun beberapa saat kemudian menghilang rasa panasnya. Barulah pada pemakaian ke- 3 aku mulai menggunakan air mawar yang memang lebih disarankan. Again, I know because of google. Saat menggunakan air mawar aku tidak mendapatkan reaksi panas seperti itu lagi.



Sensasi di wajah saat awal diaplikasikan adalah dingin lalu berubah menjadi kencang. Kamu sampai tidak bisa senyum saking kencangnya. Jika di wajahmu ada jerawat, maka ghassoul ini seperti menarik -  narik jerawatmu. Oia kamu bisa melihat itu semua di video first impresionku disini :



Cara penggunaan Ghassoul yang benar adalah tuang air mawar pada powder hingga berbentuk pasta. Oleskan ke seluruh wajah. Diamkan hingga 10 menit. Bilas dengan air hangat sambil di pijat lalu bilas lagi dengan air dingin.



Hasil
Ghassoul ini membuat kulitmu akan menjadi sedikit kering. Jadi setelah menggunakan ini jangan lupa untuk langsung menggunakan pelembab. Walau kulit aku berminyak, namun sejak pindah ke Maroko kulitku menjadi kering Ternyata tidak masalah juga untuk kulit kering seperti ini. Malah sebenarnya kebanyakan orang Maroko tipe kulitnya kering. Wah kalau di tipe kulit berminyak siapa tau malah jadi bagus ya oil controlnya, hehehe. Aku memakai ghassoul seminggu sekali. Sekarang aku sudah 5x memakainya. Aku juga mengalami trial error hingga akhirnya aku mendapatkan cara pemakaian yang jauh lebih baik dari sebelumnya. Aku akan review detailnya.



Pemakaian pertama
Menggunakan wadah telapak tangan dan dilarutkan dengan air hangat dari keran. Diamkan setelah 15 menit. Kulit muka menjadi kemerahan. Mata jerawat pada keluar.  Sebelum memakai ini memang aku ada banyak jerawat, baik yang memang sudah besar maupun yang masih ada di dalam kulit yang belum nampak ke permukaan namun kamu bisa merasakannya saat menyentuh kulit. Tau kan maksudnya? Setelah memakai ghassoul, beberapa jerawat langsung mengeluarkan matanya. Bahkan sejak bilas langsung keluar gitu matanya. Setelah beberapa hari  jerawat yang masih di dalam kulit mulai muncul ke permukaan.

Mata jerawat muncul ke permukaan

kiri : sebelum menggunakan masker. Jerawat sudah terbentuk namun tidak ada matanya
kanan : mata - mata jerawat langsung keluar setelah di bilas

kiri : jerawat di sebelah kanan atas adalah jerawat baru yang besar namun tidak muncul2 matanya
kanan : setelah menggunakan ghassoul, mata jerawat nampak mulai muncul


Pemakaian kedua
Menggunakan wadah piring kecil porcelain, dilarutkan dengan air hangat dari keran. Diamkan hingga 30 menit (sempet ketiduran sebentar hehehe). Setelah bilas mukaku jadi merah disana-sini. Banyak banget spot kemerahannya. Beberapa hari kemudian banyak jerawat pada muncul. Sempat sebal dan gak mau pakai ghassoul lagi karna berpikir ini gak cocok, bikin jerawat malah tambah banyak, breakout lagi. Namun setelah aku googling (lagi dan lagi), aku tau beberapa hal. Masker ini adalah sifatnya detoks. Jadi memang akan mengeluarkan racun – racun di tubuh. Sifat masker ini adalah asam dengan pH sekitar 5 – 6 sedangkan masker clay lainnya memiliki pH 7 – 8. Itu sebabnya kulit kamu akan kemerahan setelah memakainya. Cukup 10  menit saja, jangan lebih. Untuk menetralkan sifat asam pada masker, disarankan untuk menggunakan air mawar. Air mawar memang dikenal sebagai healing and balance water. Ada juga yang menggunakan aloe vera juice untuk menetralkan masker ini.

Jerawat - jerawat baru bermunculan


Pemakaian ketiga



Belajar dari kesalahan, kali ini aku menggunakan air mawar. Masker menjadi lebih dingin saat di muka. Diamkan hanya 10 menit. Saat bilas menggunakan air hangat, aku tidak langsung membilasnya. Aku membasahi wajah dengan air hangat lagu aku pijat pelan. Masker yang kering lalu meleleh kemudian menjadi sangat halus. Aku tetap memijat muka seperti kalau kita cuci muka. Oia dipijatnya tidak dipencet – pencet dengan tenaga ya. Disini aku seperti tidak menyentuh kulit, aku membiarkan maskernya yang bekerja memijat ringan. Tau kan maksudnya? Kemudian baru aku bilas dengan air dingin. Hasilnya ternyata mengagetkan. Mukaku tidak kemerahan sama sekali dan bikin muka jadi halus banget lho ! Beberapa hari kemudian juga sudah tidak ada jerawat yang keluar lagi dan jerawat yang sebelumnya ada sudah mengering dan beberapa sudah ada yang hilang.

Jerawat mulai berkurang


Pemakaian ke – 4



Selain menggunakan air mawar aku juga menambahkan beberapa tetes avocado oil. Ternyata malah membuat sensasi di wajah jauh lebih dingin lho. Enak banget. Diamkan 10 menit. Massage dengan air hangat lalu bilas dengan air dingin. Seger banget muka setelah bilas dan tentunya berasa lebih halus. Oia avocado oil ini membuat kulit menjadi tidak begitu kering setelah memakai Ghassoul. Beberapa hari setelah pemakaian muka aku bersih sekarang, sudah tidak ada jerawat lagi. Hanya tinggal bekas – bekas jerawat saja. Foto dibawah aku ambil seminggu setelah 4x pemakaian Ghassoul.

Jerawat sudah tidak ada hanya tinggal bekasnya


Pemakaian ke-5



Aku ikut memakaikan masker ini pada suamiku hehehe. Mumpung dia lagi libur. Suamiku ini pekerja lapangan. Debu udah pasti jadi makanan sehari – hari. Muka dia itu banyak banget komedo putihnya apalagi di sekitaran dagu. Setelah memakai ini, komedo – komedo putihnya langsung hilang sekejap lho. Mukanya juga jadi langsung segar, kusamnya hilang dan lebih cerah. Padahal baru pertama kali pakai. Dia suka banget sampai beli lagi satu jar khusus buat dia katanya. Cara praktis meningkatkan kegantengan katanya. Wkwkwkwk. Sayang sekali dia tidak mau difoto before-after. Padahal keren banget perbedaanya Aku sendiri juga bengong liat hasilnya. Kenapa di suamiku gampang banget angkat komedo – komedo? Padahal di mukaku komedo masih ada. Yaaa memang tipe kulit kami berbeda, aku oily sedangkan dia kering.



Saat ini sudah banyak brand yang juga menjual ghassoul ke luar negri. Tidak hanya brand asal Maroko, beberapa brand bule juga ikut mengusung ghassoul ini. Namun memang ghassoul hanya berasal dari Maroko. Aku juga melihat di Instagram beberapa merk luar memang menambahkan essential oil di masker ghassoul siap pakainya. Jadi no ribet ya girls. Tinggal pakai doang. Aku memang belum coba, karna punyaku masih banyak hihihih. Kalau mau coba ghassoul asli dari Maroko, aku pernah lihat ada online shop di Instagram yang berlokasi di Malaysia dan bisa shipping ke Indonesia. Mungkin kamu bisa coba.




Back to Top