Translate

Jumat, 05 Januari 2018

The Face Shop Konjac Sponge

Pernah dengar tentang Konjac Sponge? Trend tentang Konjac Sponge sebenarnya sudah sejak beberapa tahun lalu. Aku pikir dulu ‘Konjac’ itu nama brand, ternyata aku salah. Konjac adalah jenis sponge yang super lembut bahkan aman untuk kulit yang sensitive.




Apa itu Konjac Sponge?

Konjac ata dalam bahasa Jepangnya "Konnyaku" adalah sejenis tanaman dari keluarga Araceae atau kentang. Nama latinnya  adalah Amorphophallus Konjac. Konjac kaya akan vitamin (A, B1, B2, B6, B12, C, D, & E), protein, lipid, asam lemak dan mineral alami seperti tembaga, zinc, besi dan magnesium. Gabungan  bahan alami ini dengan teksturnya yang lembut, membuat Konjac tidak hanya sebagai makanan sehat, tapi juga sangat baik untuk digunakan dalam perawatan kulit.



Konjac sponge dibuat dari bubuk akar tanaman Konjac yang dicampur dengan kalsium hidroksida, clay atau dengan charcoal kemudian di padatkan. Hasilnya sponge ini sangatlah lembut dan 100 % natural. Tidak ada penggunaan hewani, bahan pengawet, fungisida atau bahan kimia berbahaya. Untuk mewarnai sponge digunakan clay.

Sebagai Daily Exfoliate yang Sangat Lembut
"Mereka lebih lembut daripada scrub, jadi ideal untuk daily exfoliation," kata Francesca Fusco, seorang dermatolog di New York City. "Anda bisa menggunakannya untuk mengscub  kulit sensitif, rosacea, dan kulit kering tanpa mengiritasi kulit."

Spon konjac bekerja mengelupas kulit dengan lembut, mengelupas sel kulit mati, menjadikan  kulit halus dan berkilau. Semakin sering menggunakannya maka akan terlihat hasilmya.

The Face Shop Konjac Sponge
Dari sekian banyak brand yang mengeluarkan Konjac Sponge, kenapa aku pilih dari The Face Shop? Jawabannya adalah simple, karena aku lagi antri bayar di kasir lalu lihat Konjac ini di etalase sebelah kasir. Konjac Sponge berwarna hitam ini mengandung charcoal yang di klaim ampuh untuk membasmi blackhead. Well, blackhead di hidungku sudah sangat menumpuk, jadi tidak ada salahnya untuk mencoba benda ini.

Harga : Aku lupa pastinya tapi seingetku sekitaran Rp 100.000 – Rp 150.000

Cara pakai :
Konjac sponge yang masih disegel ini lembab. Setelah dibuka aku langsung membilasnya dengan air bersih beberapa kali. Aku cuci muka biasa dengan menggunakan The Face Shop Mung Bean Cleanser lalu gosok lembut wajah dengan sponge ini dengan gerakan melingkar. Karena sifat sponge menyerap produk, aku biarkan sampai semua foam cleanser aku terserap sambil terus menggosok halus wajahku terutama di bagian hidung yang ada blackheadnya aku agak keras sedikit menekannya.
Setelah selesai, bilas konjac sponge hingga bersih. Tekan – tekan sponge agar airnya tiris lalu gantung. Aku lebih suka menggantungnya di kamarku. Karena kalau aku gantung di kamar mandi, spongenya tidak kering akan terus lembab. Sponge yang lembab dikhawatirkan akan terjadi penumbuhan bakteri. Konjac sponge yang kering itu keras guys, tapi setelah direndam air lagi akan kembali melunak. Saran penyajiannya malah ditaruh di kulkas lho, tapi aku tidak pernah melakukannya sih hehee.



Hasil :
Muka memang menjadi lebih halus tapi sayang manfaat utama yang ingin aku capai tdak terlaksana yaitu menghilangkan blackhead alias komedo – komedo yang bandel. Aku memakainya pagi dan malam selama 2 bulan non stop. Menggunakan konjac sponge pada kulit yang sedang berjerawat juga tidak masalah, tidak membuat jerawatku tambah meradang atau menjalar ke bagian lainnya. Tapi perlu diingat tentunya jerawatnya tidak aku gosok dengan serius yaa, cuma pelan dan sebentar aja.

Sayangnya, walau konjac sponge mengklaim bahwa benda ini antibacterial namun tetap memiliki masa kadaluarsa yaitu hanya sekitar 2 bulan. Jadi kalau sudah dua bulan sudah buanglah ke tempat sampah. Walau dilihat mata masih dalam keadaan sangat baik, tapi kita tidak tahu apa yang tidak terlihat mata aka bakteri yang berkembang di dalamnya.


Tidak ada perubahan setelah 2 bulan memakai Konjac Sponge. Komedo masih saja tetap menempel.


Sumber :
Back to Top