Translate

Senin, 27 November 2017

Emina Cream Matte, Shade Choco Lava and Mauve Lous

Tidak ada habisnya ngomongin soal liquid matte lipstick yang sedang menjamur di Indonesia. Lokal brand berlomba – lomba mengeluarkan lipstick jenis ini. Kualitas yang dihadirkanpun bagus tidak kalah dengan merk luar negri. Malah beberapa liquid lipstick favorite aku berasal dari brand local. Nah Emina juga mengeluarkan cream matte lipstick dengan harga yang murah tapi kualitasnya jempolan ! Cream matte Emina sukses jadi lipstick favoriteku saat ini.



Harga :
Rp 47.500 dengan berat 5,5 gr. Dibanding dengan kakaknya (Wardah dan Make Over) Emina ini harganya yang paling murah. Walau murah, ternyata produk yang didapat juga lumayan banyak lho.

Packaging :



Baru kali ini lipstick lokal yang memang niat sekali design boxnya. Boxnya tuh unyu-unyu banget. Rekor box lipstick yang tidak aku buang dan selalu tersimpan rapi dengan lipstick di dalamnya hehehe. Jadi walaupun harganya murah tapi terlihat mahal, tidak menyangka kalau harganya gak lebih mahal dari seloyang pizza.



Fyi, design boxnya mengikuti nama shade dari lipstick tsb. Contoh, pada shade flamingo maka gambar pada boxnya yaitu burung flamingo disertai dengan warna yang menyerupai shade tsb juga.
Untuk packaging lipsticknya, aku juga suka. Modelnya yang kecil jadi sangat praktis dibawa – bawa tanpa makan tempat.

Warna :
Emina mengeluarkan 7 seri warna. Choco lava, fuzzy wuzzy, mauve lous, frost bite, flamingo, jelly bean dan tumbleweed. Kesemua warnanya bagus – bagus tapi yang paling aku suka yaitu choco lava dan mauve lous. So I just buy these lipstick.



Choco lava merupakan shade yang membuat brand ini berbeda dengan brand lainnya. Disaat brand lain mengeluarkan varian warna yang ‘aman’ sekitaran warna pink, merah dan orange. Tapi Choco lava berwarna coklat bias abu. Warna seperti ini memang sedang hits di luar negri, istilahnya greyish. So I’m so happy emina berani mengeluarkan warna seperti ini. Semoga ke depannya lebih banyak brand Indonesia yang berani main warna yaa.




Shade kedua yang aku pilih adalah mauve lous. Nude dengan hint peach, cantic sekali. Setiap aku pakai lipstick ini pasti ada saja yang tanya lipstick apa yang dipakai. Well, mauve lous membuat wajahku terlihat lebih segar.

Formula :
Formulanya sedikit cair dan glossy, agak berminyak seperti ada menteganya. Tapi lumayan cepet juga nge-set ke matte nya. Cukup pigmented, sekali oles warnanya sudah keluar dan sudah bisa menutupi garis kehitaman di bibirku. Warnanya juga sesuai dengan yang ada di packagingnya.










Ketahanan :
Kecil – kecil cabe rawit nih ! Walau diapakai makan dan minum, masih tetep awet hingga 8 jam lebih. Pemakaian berjam – jampun tidak menjadikan bibir aku kering. Aku juga suka efek menghaluskan bibirnya, jadi garis – garis bibir tersamarkan. Love !



Lipstick ini transferproof, jadi tetep bisa kiss kiss manja suami tanpa takut ada ceplakan bibir di pipinya. Namun jika dipakai minum dan makan ada transfer sedikit. Lipstick ini juga tidak kaku di bibir, ringan dipakainya. Bahkan kalau kamu retouch, ditimpa dengan lipstick lagi masih nge-blend sempurna.



Aku amazing sekali waktu aku pakai lipstick ini di Turki. Kebetulan waktu aku kesana sedang peralihan musim dingin ke semi. Masih dapet iklim dinginnya. Aku pakai lipstick ini jam 8 pagi, lalu aku jalan – jalan kesana kemari hingga jam 11 malam baru kembali ke hotel. No retouch, lipstick ini masih cantic di bibir. Iklim yang dingin biasanya membuat bibir jadi lebih cepat kering, tapi lisptik ini masih bagus mengcover bibirku. Memang sudah fade out sekitar 80 % lipsticknya, tapi tidak kelihatan berantakan. Masih okelah. Kalau difoto tidak terlihat cacat sama sekali.







Back to Top