Translate

Minggu, 23 April 2017

Flormar Mono Eyeshadow - Pearly Copper

Heyho girls….


Dulu bayanganku jika tinggal di luar negri, aku bakal lebih mudah mendapatkan makeup yang kadang suka lama masuk Indonesia. Saat ini aku sedang tinggal di Maroko, sayangnya aku tinggal di kota Safi yang berjarak sekitar 4 jam dari kota besarnya yaitu Cassablanca. Gerai brand ternama yang aku lihat adalah flormar. Awalnya aku iseng lihat – lihat karena aku belum pernah mendengar tentang brand Flormar. Aku pikir brand ini asli Maroko, tapi ternyata brand ini keluaran dari Milan. Namun Flormar disini made in turkey. Don’t worry, Flormar sudah resmi masuk Indonesia kok. Jadi kamu bisa juga icip – icip Flormar. Setelah swatch sana – sini, akhirnya aku putuskan untuk membeli single eyeshadownya.



Fyi, Safi merupakan kota kecil dipinggir laut. Kosmetik yang masuk sini kebanyakan dari Cina. Yup sudah ditebak, banyak palsunya. Kamu bisa menemukan eyeshadow palette naked 5 , The balm palette, Huda Beauty Eyeset yang terdiri dari mascara dan eyeliner kalau tidak salah, Lime crime, dll. Banyak deh pokoknya, sampai melebihi koleksi asli brand tsb. Halu deh hahahaa. Sedihnya, produk tsb laku keras. Alasannya adalah karena harganya yang murah. Untuk brand asli, aku hanya menemukan gerai Flormar, Avon, Yves Rotcher dan Maybelline (ini cuma nyempil doang c). Harga mereka bisa 5 – 10x lebih mahal dibanding yang dari cina. Untuk masalah skincare, masih bisa beli yang asli di apotik atau di supermarket.

Back to topic, Flormar ini gerai makeup pertama yang aku lihat saat awal tinggal di Safi. Gerainya tidak terlalu besar tapi testernya lengkap dan mbak BA nya super ramah. Walau dia minim English tapi tetap sabar menjawab segala pertanyaan. Aku puas lha coba – coba semua tester disana.

Price : 48 DH atau setara dengan Rp 63.764. Aku tidak tahu berapa harganya di Indonesia hehehe



Packaging : Patented design.  Bulat dengan bagian depannya berbentuk cekung. Warna hitam dove membuat packagingnya menjadi sangat berkelas. Packaging tsb juga kokoh dan tidak gampang pecah. Sudah 2x terjatuh ke lantai tapi tidak rusak, pecah, bahkan eyeshadownya pun masih aman.




Shade : Warna yang aku beli adalah pearly copper. Alasannya karena aku belum punya shade ini sebelumnya. Menurutku warna coppernya sangat cantik. Apalagi saat aku beli eyeshadow ini saat musim gugur, jadi tema-nya pas. Ternyata malah selama musim gugur males keluar karena dingin hahahaa. 




Sesuai namanya, pearly copper ini memiliki kilauan yang halus. Jika terpantul cahaya maka akan merefleksikan warna yang berbeda. Pada cahaya biasa warnanya seperti kecoklatan namun jika terpantul cahaya warnanya lebih kemerahan.


Cara aplikasi :
Saat swatch di tangan, warnanya sangat bagus. Pigmentasinyapun oke. Sekali swatch  warnanya sudah keluar. Tapi ternyata saat pertama kali diaplikas ke mata, kok malah beda warnanya. Jauh dari ekspetasi. Oia, kulit di kelopak mataku ini berminyak. Sebelum memakai eyeshadow aku selalu memakai primer dan kali ini setelah memakai primer aku tambahkan bedak agar kelopak mataku menjadi lebih matte.


Aku coba aplikasikan eyeshadow dengan 3 cara yaitu dengan jari, kuas kering dan kuas basah. Hasil perbandingannya dapat kamu lihat pada gambar diatas.

Pengaplikasian dengan menggunakan jari membuat pearly-nya tidak keluar. Seperti eyeshadow biasa dan warnanya menjadi kecoklatan. Kalau menggunakan kuas kering, aku kurang suka. Malah agak berantakan jadinya. Jadi bagian sini ada pearly, bagian sana tidak ada. Sudah coba di baur tapi hasilnya sama. Yang terbaik adalah menggunakan metode kuas basah. Cara ini membuat warnanya sangat keluar dan pearlynya sangat rapi. Warna yang terlihat juga menjadi copper dan cantik.


Back to Top