Translate

Sabtu, 09 Januari 2016

Program Hamil dengan Dr. Oriza Z,SpOG di Palembang

Banyak yang bilang jika ingin cepat hamil, istri jangan terlalu capek. Kerjaanku di Jakarta memang sangat capek akhir – akhir ini. Aku kena shift malam dan tak jarang sabtu minggu pun harus bekerja lembur. Akhirnya aku memutuskan untuk berhenti saja, dan mengejar keinginanku terbesar yaitu memiliki seorang anak. Tujuan utamaku pindah ikut suami ke Palembang adalah untuk mengikuti program hamil.




Flashback…
Karna setiap kali datang haid rahimku selalu sakit kram, aku memeriksakan kondisiku ke dokter yang bekerja di rumah sakit swasta Bekasi. Aku di USG dan didiagnosa mengidap endometriosis. Tapi beliau bilang ini baru fleknya saja. Beliau bilang aku harus segera memiliki anak, karna semakin lama endo dibiarkan maka semakin sulit peluangku untuk memiliki anak. Saat itu suami tinggal di Palembang dan aku di Jakarta, kami hanya bertemu 3 bulan sekali. Mendengar hal ini aku langsung membulatkan tekadku untuk pindah ke Palembang. Beberapa hari sebelum aku berangkat ke Palembang, aku kembali periksa kondisi rahimku. Kali ini aku ke dokter yang berbeda. Aku pergi ke Rumah Sakit Mitra Bekasi Barat. Beliau bilang kondisi rahimku normal tak ada endometriosis. Mendengar hal ini aku sedikit lega namun juga bingung, kenapa bisa beda diagnosanya?? Well aku tetap berpikir positif saja.

Dunia memang tak sebesar daun kelor. Jauh – jauh pindah ke Palembang, ternyata tetangga sebelahku adalah temannya teman di kantorku dulu. Hahahaha… Kisah kami juga sama, setahun menikah LDR dan pindah ke Palembang untuk program hamil. Jadi lha kami senasib, sepersaudaraan hahaha. Haloooo kakak gienta… Teman kakak gienta yang sudah dulu di Palembang merekomendasikan kami untuk program hamil ke DR Oryza SPOG, dokter ciamik di Palembang katanya. Karna suami pulang kerja malam, jadi aku datang ke klinik pribadi beliau pas malam hari. Oia klinik ternyata hanya buka pada malam hari. Untungnya lokasi klinik ini berada tak jauh dari hum kami yaitu di sebelah Alfamart  Pasar Lemah Abang.

Dokter Oryza sedang dalam masa study maka malam ini sedang digantikan oleh kawannya yang bernama Dr Rini. Selama 2x ke dokter kandungan, dokter ini dokter yang paling gaul dan santai. Suamiku suka dengan pembawaan dokter ini menerangkan segala sesuatu kepada kami. Beliau menjelaskan dan meyakinkanku bahwa rahimku sehat tidak ada endometriosis. Beliau bilang untuk memvonis endometriosis tidak bisa menggunakan USG biasa. 2 dokter yang menyatakan aku sehat, membuatku benar – benar lega. Memang setelah menjalani hidup sehat, sakit saat haidku berkurang, atau karna rutin 'olah raga malam' juga ya?? Dokter juga bilang olah raga malam rutin itu bagus untuk kesehatan. Suami langsung senyum – senyum kan dibilangin begitu, ada alasan baru deh, hehehe…



Kami diberi resep berbagai vitamin yaitu Vitamin Zinc untuk kesuburan sperma, vitamin B kompleks untuk day atahan tubuh & kesehatan suami (karna suami bekerja) sedangkan untuk istri adalah vitamin E dosis tinggi 400iu untuk kesuburan rahim. Vitamin E ini yang membuat kulit mukaku berjerawat kembali, malah lebih parah dari sebelumnya (baca disini). Sayang foto vitaminnya terhapus karena hp kena virus hiks… Bulan depan kami harus control kembali. Sayang, sebelum tanggal control kami harus pindah dari Palembang karna suami akan ditugaskan ke Maroko, sehingga suami perlu mengurus beberapa surat di Wonogiri & Jakarta. Well, bye Palembang…..


Oia, setelah beberapa bulan program hamil kakak gienta yang juga program di dr Rini akhirya hamil. Senang sekali menyambut kelahiran sang dede bayi. Aaahh aku senang sekali mendengarnya….. Dede Made in Palembang, hehhe.. Welcome to the world baby Gian...


Back to Top